Hey you ! I just met a miraculous boy that resemble you, in many ways. You both are an artist, "one of a kind", cigarettes user, my heartbeats. Yeah I'm in love with him. But dont worry, I still love you more kkkk
His name is Kwon Jiyong, that korean idol one haha.
One of his quotes that "i am" :
I think, the best part is when i can do anything that make myself satisfied
ps. you're not mine and i'm not yours. just lemme loves you like Jiyong do. *HAA ! Why so serious ?
To Caraka
Ketika
kamu membaca surat ini, bisa dipastikan saat itu aku sudah nggak ada lagi di
dunia ini. Kamu pasti heran kenapa aku menulis surat untukmu-kenyataannya, aku
sendiri juga nggak tahu. Mengingat betapa bodohnya dirimu, kayaknya sejelas
apapun aku memberi tahu, kamu pasti nggak akan mengerti.
Aku
ingin memberi tahu betapa aku sangat berterima kasih. Selama ini, aku selalu
mencari-cari keajaiban yang bisa memberiku alasan untuk hidup. Ketika bertemu
denganmu, Nadya, Sarah, dan yang lain, aku disadarkan kalau sebenarnya aku
nggak perlu mencarinya. Ternyata, keajaiban itu justru sedang kualami,
kurasakan, dan kujalani. Ternyata, hidup adalah keajaiban itu sendiri.
Aku sangat berterima
kasih karena itu.
p.s. Jangan
membenciku. Waktu terus berjalan, aku sudah mati, tapi kamu masih hidup. Tak
perlu terikat masa lalu. Sungguh, nggak apa-apa bagiku kalau kelak kamu
melupakanku. Biar aku saja yang mengingatmu, itu sudah lebih dari cukup bagiku
Rencana awal mau posting tentang
Indonesia National Batik Day, tapi setelah melewati tiga perempat hari,
kuputuskan untuk cerita sedikit. Kehidupanku dan mereka di sekitarku …
Pagi tadi aku bangun dengan
perasaan yang biasa biasa aja. Sama sekali nggak ada firasat apa pun. Aku baru
beranjak dari kasur ketika jarum jam pendek ada di antara angka 5 dan 6, sedang
jarum panjang ada di angka 5. Bisa dibilang aku sangat bermalas-malasan pagi
ini. Mata sudah terbuka sejak 30 menit yang lalu tapi tubuh masih lengket sama
seprei sailormoon. Alasannya, mumpung ngga sholat dan mumpung nggak kuliah pagi
(oke, keliatan banget kan sifat malesnya).
Agenda selanjutnya sih harusnya
ngegarisin kertas buat laporan praktikum. Tapi ternyata setan masih menguasaiku,
ngga jadi ngegarisin malah minta ngikut mama ke pasar. Oh setannya masih baik
kok ngarahinnya masih ke kegiatan positif. Setelah dari pasar dan berhasil
minta beliin jajan jajan ngga penting, baru lah mandi dan menuju kampus
tercinta untuk menuntut ilmu istimewa. Statistika -_-




