Ngga pernah kepikir sebelumnya kalau bakal mengalami gagal mudik lebaran, jauh jauhan sama keluarga tanpa bisa saling sapa tatap muka ataupun sungkeman. Surabaya dan Jakarta masih masa PSBB. Kami, saya dan suami, dipaksa berdiam diri di Jakarta, keluarga kami yang kesemuanya di Surabaya dan Sidoarjo, eh Waru, pun tak bisa memaksa berkunjung kemari. Gimana rasanya berlebaran tapi berjauhan ? Sedih, asli. Dengar takbiran...